Tuesday, February 28, 2012
PAMI Desak KPK Segera Usut Kasus Dugaan Korupsi di Sulut
Ketua Umum Pelopor Angkatan Muda Indonesia (PAMI) Romy Fredy Rumengan kembali mempertanyakan keseriusan KPK menangani laporan terkait dugaan korupsi yang melibatkan pejabat teras di pemerintahan propinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Rumengan menuding KPK enggan memeriksa Gubernur Sulut yakni Sinyo Harry Sarundajang.
Sarundajang lantaran ada kekuatan tertentu di tubuh KPK yang berupaya melindunginya.
"Saya dapat informasi Sarundajang punya keterkaitan hubungan keluarga dengan oknum yang miliki pengaruh di KPK," ujar Rumengan saat ditemui wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (28/2/2012).
Kedatangannya ke KPK kali ini juga untuk memberikan sejumlah data tambahan sebagai pelengkap berkas laporannya beberapa hari lalu.
Dalam laporannya, PAMI menduga Sarundajang terlibat korupsi yakni penyimpangan dana cadangan umum dan darurat militer di Sulawesi Utara.
PAMI juga mempertanyakan staf BPKP Praseno Hadi yang sebelumnya menjadi pemeriksa kasus ini. Sekarang, Praseno Hadi justru dipindahkan dari kantor BPKP menjadi Kepala Biro Keuangan Setprov Sulut selama dua periode kepemimpinan Gubernur Sarundajang.
"Tapi kami yakin pimpinan KPK jilid III ini tetap konsisten memberantas korupsi dengan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat termasuk dari PAMI," harapnya.
Sampai berita ini diturunkan, masih diupayakan konfirmasi dari pihak Gubernur Sulut terkait tudingan PAMI ini.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment